Ikan Arapaima

Diposting pada

Ikan Arapaima dikenal merupakan ikan yang ganas dan menjadi predator air tawar, di indonesia sendiri ikan ini sangat langka, karena memang ikan ini bukan berasal dari perairan indonesia.

Ikan Arapaima (Arapaima Gigas) adalah salah satu ikan penghuni air tawar terbesar di dunia, yang berasal dari perairan Amerika Selatan.

Ciri Ciri Ikan

Ikan Arapaima

Ciri fisik ikan ini, apabila masih kecil / berusia muda, warnanya kehitaman, namun semakin dewasa usia ikan, warna hitam pada sekitar ekor ikan perlasan akan memudar dan berganti warna menjadi kemerahan.

Sedangkan pada bagian tubuhnya berwarna putih-silver dengan adanya sisik sisik tebal di sekujur tubuhnya. Perawakan ikan ini jika dilihat sekilas mirip dengan ikan gabus.

Ikan Arapaima mampu hidup maksimal hingga 3 meter dan beratnya bisa mencapai 200 kilogram lebih.

Keunikan Ikan

Keunikan Ikan Arapaima

1. Disebut Monsternya Air Tawar

Apabila di laut lepas kita mengenal ikan hiu sebagai monsternya, jika di perairan air tawar gelar monster ini ternyata diberikan kepada ikan arapaima.

Gelar ini diberikan karena ikan ini memiliki ukuran tubuh yang super besar, berbeda jauh daripada ikan lainnya.

Karena ukurannya yang besar, banyak yang menyatakan bahwa ikan ini bisa mengganggu ekosistem hewan air lainnya, karena dapat dengan mudah di makan oleh ikan arapaima.

2. Tidak Betah Hidup pada Kedalaman

Keunikan selanjutnya ialah, ternyata ikan predator ini tidak mampu hidup di perairan yang dalam.

Ia hanya mampu bertahan di air yang cukup dalam sekitar 10 hingga 20 menitan saja, Arapaima lebih menyukai hidup di permukaan air.

Kebiasaan ini, ternyata merupakan sebuah strategi untuk mengintai mangsa dan juga untuk bernafas ke permukaan air.

3. Menjadi Living Fosil

Selain memperoleh gelar monsternya air tawar, ternyata arapaima juga dikenal sebagai salah satu living fossil atau hewan zamarba yang masih bertahan hidup hingga saat ini.

Dari bentuk fisiknya sendiri, menunjukan bahwa ikan preator air tawar ini merupakan spesies zaman purba yang mampu bertahan hidup sampai sekarang. Selain itu Anatomi Arapaima juga sangat mirip dengan binatang kuno.

Berdasar pada hasil penelitian para ahli, ikan air tawar ini sudah ada sejak masa periode jurasik, yaitu zaman dimana hewan hewan purba seperti dinosaurus juga hidup pada masa zaman tersebut.

4. Kuat dan Rakus

Ikan ini dikenal sebagai ikan yang sangat invasif dan juga agresif. Anatomi ikan ini ramping dan model sirip pada punggung memanjang hingga dekat anal, serta yang panjang membuatnya menjadi perenang yang cepat dan tangguh.

Bahkan ikan arapaima gigas mampu melompat dar air untuk meangsa serangga, katak, ataupun burung yang berada di area perairan.

Arapaima disebut sebut akan memangsa ikan ikan kecil yang berada di habitatnya dengan sangat rakus, makanya ikan ini dikenal sangat invasif.

Dan disinyalir Arapaima gigas dapat mengganggu ekosistem binatang yang hidup di air, serta bukan tidak mungkin ikan ikan lokal bisa mengalam kepunahan.

5. Dapat Bertahan Tanpa Adanya Air Seharian

Ikan merupakan hewan yang bernapas dengan menggunakan insang, yang hidup harus berada di dalam air.

Namun ternyata ikan ini memiliki kemampuan bertahan hidup di daratan dalam jangka waktu yang cukup lama, Ikan Arapaima Gigas mampu bertahan hidup tanpa air hingga 24 jam lebih.

Hal ini karena ia memiliki swim bladder atau kantung kemih yang sudah berevolusi menjadi paru paru yang bisa membantunya bernafas di daratan.

6. Musuh Terbesar Ikan Piranha

Selain ikan Arapaima, Ikan Predator yang cukup dikenal di perairan Amazon adalah Ikan Piranha. Namun ukuran ikan piranha tidak sebesar ikan arapaima.

Ternyata di dalam perairan yang dipenuhi ikan piranha, Arapaima mampu bertahan hidup, karena ia memiliki pertahanan yang cukup kuat pada bagian sisiknya.

Sisik yang berwana hijau kehitaman itu pada bagian luarnya tekah mengalami proses mineralisasi, dalam kondisi ini membuat sisik ikan menjadi alat pertahanan yang sangat ampuh untuk menghindari gigitan ikan piranha maupun ikan predator lainnya.

Penelitian terbaru menunjukan gigi gigi tajam piranha mampu menembus sisik arapaima gigas, namun sebelum menembus area daging giginya sudah retak.

Meski ikan piranha mampu dengan mudah memangsa hewan lain yang berukuran lebih besar secara bersama sama dalam satu kelompok, namun mereka tidak mampu menembus sisik ikan Arapaima dan tidak bisa memangsanya.

Dikarenakan ukuran ikan predator piranha jauh lebih kecil daripada Arapaima, ikan ini menjadi burinan ikan predator besar seperti ikan arapaima.

Bahkan berdasarkan penelitian si monster air tawar ini merupakan satu satunya ikan yang bisa hidup berdampingan dengan ikan piranha.

7. Ikan Ini Dapat Dikonsumsi

Meski ikan ini terlihat ganas dan menyeramkan dan dikenal predatornya air tawar yang suka memangsa ikan ikan lain secara buas, namun ternyata daging ikan arapaima bisa dikonsumsi oleh manusia.

Bahkan daging ikan ini sudah menjadi makanan favorit para nelayan di sekitaran perairan amazon sejak dahulu kala.

8. Merupakan Hewan yang Dilindungi di Daerah Asalnya

Jika di indonesia ikan ini dilaran untuk dilepasliarkan, karena dapat beresiko merusak ekosistem hewan air dan memusanahkan berbagai macam ikan lokal, ternyata di daerah asal ikan ini, yaitu di aliran sungai Amazon Brazil ikan arapaima justru dilindungi.

Kebiasaan ikan ini yang lebih suka hidup di permukaan membuat ikan ini sangat rentan untuk diburu oleh masyarakat sekitar.

Selain itu, sejak abad ke-18, Araoaima sudah banyak diminati oleh masyarakat sekitar untuk dijadikan ikan konsumsi.

Dan saat ini ikan predator ini termasuk spesies ikan yang terancam punah dan harus dilindungi. Bahkan hanya untuk menangkap ikan ini saja sudah dilarang di negara asalnya.

Makanan Ikan Arapaima

Ikan Arapaima Gigas

Ikan Arapaima merupakan ikan predator yang buas, untuk itu sebaiknya kamu memberinya dengan makanan yang masih hidup seperti ikan ikan kecil.

Meskipun sebenarnya ia akan memakan segala jenis daging dari hewan apa saja, namun sebaiknya berikan pakan ikan yang masih hidup, hal ini supaya naluri berburu ikan ini tetap terjaga.

Pakan terbaik untuk ikan arapaima misalnya seperti anakan ikan lele yang ukurannya sedang. Dan dalam satu hari ikan ini dapat menghabiskan kurang lebih 2 kilogram anakan ikan lele.

Selain diberi ikan lele, Kamu juga bisa memberinya jenis ikan ikan kecil lainnya seperti anakan ikan gurame, nila, mujair, mas, bawal maupun yang lainnya.

Perawatan Ikan Arapaima

Ikan Arapaima di Kolam

Dalam memelihara ikan ini, sebaiknya tempatkan ikan dengan suasana yang mirip dengan habitat aslinya di alam liar.

Kolam ikan harus berukuran besar, serta kedalamannya stidaknya tidak boleh kurang dari 1.5 meter.

Dikarenakan ikan arapaima dewasa bisa tumbuh hingga mencapai 2 meter lebih, sebaiknya tempatkan ikan pada kolam dengan ukuran minimal 10 meter persegi.

Serta tidak boleh ketinggalan pasangkan filter air, supaya kebersihan kolam tetap terjaga. Meskipun sudah dipasangi filter, namun kamu juga harus melakukan penggantian air, setidaknya 1 bulan sekali.

Atau, jika sebelum sebulan namun kondisi air sudah kotor, maka air harus segera diganti dengan yang baru, menggantinya tidak perlu semuanya, cukup 1/4 dari total airnya saja.

Kolam juga harus terbebas dari sampah, seperti plastik, daun daunan dan lainnya yang dapat mengotori kolam.

Harga Ikan Arapaima

Ikan Arapaima

Di indonesia ikan ini masih sangat jaran, karena memang ikan ini tidak boleh di lepasliarkan di alam bebas, jadi saat ini peredaran ikan ini sangat diperketat.

Makanya tak heran jika harga ikan arapaima menjadi sangat mahal. Harga ini sebanding dengan biaya perawatan ikan ini yang memakan cukup banyak biaya.

Meski ikan ini sangat sulit didapatkan, namun di indonesia ternyata sudah ada beberapa penghobi ikan hias yang memperjual belikan ikan arapaima anakan.

Ukurannya pun beragam dan harganya tentu bervariasi. Misalnya ikan yang bobotnya masih 10 gram harganya sekitar 900 ribuan dan untuk ikan yang berat nya sudah mencapai sekitar 2 kilogram harganya bisa mencapai 2.8 jutaan.

Rekor tertinggi penjualan ikan arapaima di indonesia mencapai 13 juta rupiah untuk ikan yang ukurannya 2.1 meter dan mempunyai bobot sekitar 70 sampai 80 kilogram.

Selain dipengaruhi ukuran dan panjang ikan, ternyata harganya juga dipengaruhi oleh corak warnanya. Semakin merah dan unik sisik ikan tersebut, maka harganya pun akan semakin mahal.

Ikan Arapaima yang Ada Di Indonesia

Arapaima Gigas

Meskipun ikan ini sangat dibatasi peredarannya di indonesia, namun ternyata ikan ini banyak ditempatkan di berbagai tempat, seperti tempat hiburan dan rekreasi, diantaranya di berbagai tempat berikut ini :

  1. Sea World – Jakarta.
  2. Taman Pintar (Gedung Oval) – Yogyakarta.
  3. Akuarium Air Tawar, Taman Mini Indonesia Indah – Jakarta Timur.
  4. Wisata Edukasi Godong Ijo – Depok, Jawa Barat.
  5. Cimory On The Valley, Bawen – Semarang.
  6. Kebun Binatang Tamansari – Bandung.
  7. Plosokuning IV – Minomartani, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta.
  8. Eco Green Park – Batu, Malang, Jawa Timur.
  9. River World, Purbasari Pancuran Mas – Purbalingga.
  10. SPBU Arapaima – Banjarnegara.
  11. Hutan Wisata Mata Kucing – Batam.
  12. Rumah Makan Kampung Laut – Semarang.
  13. The East Building, Side Terrace – Mega Kuningan Jakarta.
  14. Kebun Binatang Gembira Loka – Yogyakarta.
  15. Universitas Negeri Surabaya.
  16. Kebun Binatang Surabaya – Jawa Timur.
  17. Elephant Safari Park – Taro ( Bali ).
  18. SKI Binabarum – Bogor.
  19. Restoran Lembur Kuring, Medan.

(Sumber : wikipedia.org)

Demikian Artikel Seputar Ikan Arapaima Si Ikan Predator Monsternya Air Tawar, yang dapat kami sampaikan pada kesempatan kali ini, semoga dapat bermanfaat dan bisa menambah wawasan kamu.

Bagikan Artikel Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.