Cara Budidaya Ikan Guppy

Diposting pada

Salah satu jenis ikan hias kecil yang sangat populer adalah Ikan Guppy, ya ikan hias kecil ini ukurannya kecil namun memiliki warna yang keren dan akan memikat mata yang melihatnya.

Selain itu, ternyata Guppy juga merupakan ikan yang cepat berkembangbiak, makanya banyak sekali yang tertarik melakukan budidaya ikan guppy.

Salah satu alasan mereka, kebanyakan adalah karena melihat peluang bisnis yang bagus, yaitu harga ikan guppy meskipun ukurannya kecil namun memiliki harga yang lumayan mahal loh.

Untuk proses pembudidayaan ikan guppy sendiri cukup mudah dan bisa dilakukan oleh seorang pemula sekalipun.

Nah, penasaran kan seperti apa cara budidaya ikan hias guppy ini, yuk kita mulai sekarang!

Persiapkan Akuarium

Akuarium untuk Budidaya Ikan Guppy

Pertama yang wajib kamuy siapkan adalah tempat untuk memijahkan ikan, disarankan untuk menggunakan akuarium bening.

Hal ini bertujuan, supaya selama proses pemijahan kamu bisa dengan mudah memantau perkembangan ikan.

Siapkan 2 akuarium untuk menaruh indukan, 1 akuarium untuk proses pemijahan, 1 tempat penetasan, dan 1 lagi akuarium untuk tempat pendederan.


Untuk ukuran akuarium pemijahan, silahkan disesuaikan dengan jumlah ikan yang akan dipijahkan dan untuk ketinggian wadahnya, usahakan minimal 30 cm.

Dan untuk ketinggian wadah pada akuarium pendederan, sebaiknya ukurannya lebih tinggi dari 50 cm.

Pemilihan Indukan Guppy

Indukan Ikan Guppy

Nah, selanjutnya kita mempersiapkan indukan, kita cari ikan guppy indukan yang berkualitas, supaya hasil anakannya sehat dan proses budidaya bisa berhasil.

Pertama, bedakan antara ikan jantan dan betina, perbedaanya bisa dilihat dengan mudah dari bentuk tubuh ikan, guppy jantan memiliki tubuh yang langsing, sedangkan ikan betina tubuhnya agak membulat.

Lebih jelasnya, perbedaan ikan guppy jantan dan betina, simak penjelasannya di bawah ini :

Gambar perbedaan ikan guppy jantan

Ciri Ciri Ikan Guppy Jantan

Guppy jantan memiliki ciri-ciri yang sangat mudah dilihat. Berikut ini adalah beberapa ciri guppy jantan yang bisa diketahui hanya dari bentuk dan warnanya.

  • Perbedaan Ikan guppy jantan memiliki tubuh yang ramping sehingga terlihat lebih lincah dibandingkan dengan betina.
  • Kepala ikan ini lebih besar daripada kepala betina.
  • Warna sisiknya lebih cerah dibandingkan dengan yang betina. guppy jantan memang terkenal dengan warnanya yang sangat indah. Bahkan warna inilah yang mengantarkan ikan ini menang dalam kontes perlombaan ikan hias.
  • Guppy jantan memiliki gonopodium yakni benjolan yang terletak di bagian belakan sirip perut. Jika dilihat secara seksama sebenarnya tonjolan ini lebih mirip dengan sirip anal tapi kemudian berubah menjadi sebuah sirip memanjang.
  • Sirip punggung ikan jantan lebih panjang daripada guppy betina.

Ciri Ciri Ikan Guppy Betina

Cara Membedakan ikan guppy betina

Berbeda dengan guppy jantan, guppy betina memiliki ciri-ciri yang lebih unik. Di bawah ini adalah ciri-ciri ikan guppy betina yang harus Anda ketahui.

  • Guppy betina memiliki tubuh yang lebih gemuk daripada yang jantan
  • Belakang siripnya tidak terlihat gonopodium. Dimana hanya ada sirip halus yang cantik
  • Sirip punggung guppy betina terlihat biasa
  • Warnanya kusam tidak secerah ikan jantan
  • Kepala ikan betina terlihat agak runcing dan lebih kecil jika dibandingkan dengan guppy jantan
  • Tak hanya gemuk, ikan betina juga memiliki pola khusus pada sisiknya yang berwarna kucing kecoklatan. Polanya terlihat seperti jala dengan warna coklat atau putih.
  • Ekornya juga tidak lebar layaknya ikan jantan. Padahal sebagai ikan hias, daya tariknya ada pada ekornya yang lebar serta corak tubuhnya yang berwarna dan bervariasi.

Baca Juga : Daftar Ikan Guppy Termahal

Kedua, pilihlah ikan yang bagus, kriterianya adalah sebagai berikut :

  • Umur ikan di atas 4 bulanan
  • Organ tubuh ikan lengkap (tidak cacat)
  • Warna ikan cerah
  • Tidak sedang sakit
  • Pergerakan ikan di dalam aquarium agresif

Pisahkan Indukan Jantan dengan Betina

Pembudidayaan Ikan Guppy

Selanjutnya, sebelum masuk ke tahap pemijahan, lakukan pemisahan ikan guppy jantan dan betina terlebih dahulu, setidaknya karantina ikan 2 – 3 hari.


Selama di pisahkan, asupan makanan harus terjaga, berikan makan 2 kali sehari, pagi dan sore hari.

Karena apabila asupan makanan ikan guppy tidak terpenuhi, dikhawatirkan akan mengganggu proses pemijahan nantinya.

Pemijahan Ikan

Pemijahan Ikan Guppy

Nah tahapan cara budidaya ikan guppy, masuk ke tahap yang paling utama, yatu proses pemijahan.

Sebelum ikan dimasukkan ke dalam akuarium pemijahan, masukan air bersih ke dalamnya dan endapkan selama 24 jam, setelah itu barulah ikan guppy pejantan dan betinanya dimasukan.

Kedalaman air akuaraium pemijahan 25 cm, dan dengan kepadatan ikan tidak lebih dari 30 ekor/ 100 liternya.

Misalkan ukuran uas akuarium 1 x 0,5 meter, cukup untuk menampung ikan sekitar 30 hingga 40 ekor ikan guppy.

Sebenarnya untuk membudidayakan ikan guppybisa dilakukan satu per satu pasangan, bisa juga dilakukan secara massal memasukan semua indukan secara bersamaan.

Namun karena masalah efisiensi waktu, pemijahan guppy secara massal sangat dianjurkan. Untuk perbandingan antara ikan jantan dengan betina, memakai perbandingan 1 : 5 ( 1 jantan dan 5 betina)

Namun jika kamu ragu semua ikan betina akan terbuahi oleh ikan pejantan, kamu bisa menggunakan komposisi perbandingan 1 : 2.

Proses pemijahan dimulai dengan memasukan ikan betina terlebih dahulu, taruhlah pada pagi hari. Baru kemudian masukan ikan jantan pada sore harinya.

Jika melakukan pemijahan secara massal, tidak semua ikan memijah pada hari yang sama, biarkan proses pemijahan selama 4 hingga 7 hari, sampai semua ikan berhasil dipijahkan.

Setelah itu segeralah memisahkan ikan betina yang sudah dibuahi ke dalam akuarium penetasan.

Baca Juga : Rekomendasi Ikan Hias Aquascape yang Cantik

Proses Penetasan

Induk dan Anak Ikan Guppy

Isi akuarium penetasan dengan air bersih dan jangan lupa untuk memberikan aerasi. Namun perlu diperharikan, pemberian aerasi ini jangan terlalu kuat, hal ini supaya tidak mengganggu larva ikan guppy.

Selama penetasan berlangsung kualitas air akuarium harus sangat dijaga, gantilah sepertiga air, dengan air baru setiap 1 – 3 hari sekali.

Dan pemberian pakan untuk indukannya setiap 2 hari sekali, berikan makanan daphnia atau moina. Berikan pakan secara rutin, supaya proses penetasan bisa berhasil dengan baik.

Lama proses kehamilan ikan guppy, sejak ikan berhasil dipijahkan, berkisar antara 1 sampai 3 minggu.

Cara Agar Ikan Guppy Cepat Beranak

Anakan Ikan Guppy

Ada sedikit tips supaya ikan guppy lebih cepat melahirkan, yang umumnya sekitar 2 mingguan.

Caranya bisa dilakukan dengan memberi perawatan pada ikan sebaik mungkin, berikan makanan secara teratur serta jaga kebersihan akuarium.

Setelah ikan guppy melahirkan, segera pisahkan anakannya dengan induknya, karena anakannya tersebut bisa menjadi santapan lezat induknya.

Pendederan Bibit Ikan Guppy

Persiapkan akuarium untuk proses pendederan, sebaiknya taruh lah akuarium pada tempat yang bisa terkena cahaya matahari.

Karena cahaya matahari ini dapat membantu pembentukan warna yang cerah pada tubuh ikan hias guppy.

Sebaiknya tambahkan tanaman air, seperti hydrilla ataupun enceng gondok, sebagai tempat berteduh ikan. Dan berikan aerasi pada akuarium.

Jaga air tetap bersih, setidaknya ganti 1/3 air semiggu 2 kali atau minimal 1 kali seminggu.

Baca Juga : Penyakit Yang Paling Sering Menyerang Ikan Guppy

Karena air yang keruh akan sangat mengganggu keberlangsungan hidup ikan dan bukan tidak mungkin ikan akan mati.

Pertama kali ikan diberikan makan, beri anakan ikan guppy makan infusoria, hingga usia ikan menginjak 5 – 10 hari.

Setelah itu coba mulai berikan makan hidup seperti kutu air (daphnia dan moina, atau bisa juga artemia (udang renik) yang disaring, sampai usia ikan 3 minggu.

Setelah berusia setidaknya 3 minggu, bisa mulai diberi makanan cacing sutera dan kutu ari (tanpa disaring).

Pada saat ikan sudah berusia 3 minggu sudah bisa kita pisahkan antara ikan guppy jantan dengan betina.

Demikian Cara Budidaya Ikan Guppy, semoga dapat bermanfaat dan semoga bisa dipraktekkan sendiri di rumah.

Selamat Mencoba, Semoga Berhasil!


Bagikan Artikel Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.